life is beautiful

  • me /
    23 Feb 2017

    Ketika saya tua nanti

    Suatu ketika saya pernah mengikuti sebuah kursus bahasa mandarin, dan guru saya pernah mengucapkan sebuah idiom yang menggelitik saya. Kira-kira begini isinya dalam Bahasa Indonesia “ketika muda kita mengorbankan kesehatan demi harta, dan sebaliknya ketika kita tua kita mengorbankan harta demi yang namanya sehat” Ketika pertama kali mendengar, tak hanya saya, tetapi juga beberapa murid sempat tergelak mendengan ungkapan guru les saya itu. Tapi sepulang dari sesi belajar, saya teringat akan kata-kata itu dan merenungkannya. Rasanya tidak salah dengan kalimat dari beliau. Dan sejak merenungkannya kembali, saya memutuskan agar hidup saya kelak tak menjadi seperti idiom tadi. Saya adalah orang yang sangat mencintai traveling, walau levelnya masih belum apa-apa jika dibandingkan p
  • me /
    14 Jan 2017

    (one of) my life goal(s)

    Postingan ini masih ada hubungannya sama postingan pertama di awal tahun yang ini. Masih ga jauh-jauh dari mimpi, harapan, keinginan, whatever its called. Jadi, postingan ini ada karena waktu fesbukan beberapa waktu yang lalu melintas di timeline saya beberapa foto berikut.   Dan sejak liat postingan bergambar ini di fb, di benak saya melayang-layang keinginan agar one day punya kendaraan (modified vw combie/van) seperti salah satu di gambar di atas ini.  Daripada kepikiran terus, mending saya tulis aja di blog ga penting ini. Siapa tau one day my dream comes true. Aymen! *Crossingfingers* Asik banget kan kalau punya kendaraan kayak gini. Bisa buat traveling ke mana-mana dan ngga perlu nginep mahal-mahal di hotel. Masak juga bisa di mobil. Trus ngebayangin bisa menepi di tempa
  • lombok itu indah / me /
    18 Dec 2016

    my firts race, my first medal

    Seperti yang sudah pernah saya ceritakan di sini, kalau belakangan saya memang lagi menggandrungi olahraga lari. Dan untuk pertama kalinya sepanjang hidup saya, saya mengikuti lomba lari beneran. Yeap, lomba lari beneran. Bukan cuma lari biasa or kenceng-kencengan lari di sekolah dan guru olahraga nyatet waktu tempuhnya, Lomba lari yang saya ikuti adalah lomba lari Lombok Marathon. Event Lombok Marathon ini adalah edisi pertama yang diadakan pada 4 Desember 2016 lalu. Terdapat 5 nomor lomba yaitu Full Marathon, Half Marathon, 10 Km, 5Km, dan Ekiden alias team estafet. Nah, untuk saya sendiri yang itungannya pemula buanget ini, tahun ini saya baru hanya berani untuk nomor 10 Km. Terus terang saya sendiri awalnya khawatir mampu gak yah. Eits, bukan khawatir gak mampu finish, cuma khawatir
  • me /
    26 Sep 2016

    Run, run, run

    Hayyy temans, kalian sedang giat dalam kegiatan apa? Kalau saya sih belakangan ini sedang berusaha menggiatkan olahraga. Bukan berarti sebelumnya ga pernah olahraga. Tapi selama ini yg rutin cuma futsalan sekali seminggu, terus badminton kalau lagi ada temennya. Nah sebulan terakhir ini saya lagi seneng joging. Joging sama dengan olahraga lari gak sih? mbuhlah… :D Semua dimulai dari mengumpulkan niat dan beli sneaker baru. Sengaja beli supaya ada motivasi baru untuk lari dari kenyataan. Ada yang bilang, olahraga itu olahraga yang gampang en sederhana. Tapi menurut saya sih ngga sesederhana itu kok. Lari itu olahraga cukup sulit, sulit karena ngumpulin niatnya. Beda sama olahraga permainan lain spt futsal yang rame2. Walo ga niat, bgitu kumpul rame2 pasti jadi niat. Lah kalau lari,
  • misc / me /
    18 Jan 2016

    nostalgia bermain kelereng

    Jadi ceritanya sabtu kemarin saya bersama teman-teman komunitas #ShareForCare sedang survey untuk mencari sekolah baru yang akan kami layani.  Nah salah satu sekolah yang kami datangi itu SD Negeri yang berlokasi di BUkit Tinggi. Bukit Tinggi ini bukan di Sumatera Barat, tetapi di Lombok Barat :D Hanya berjarak tempuh kurang lebih 1 jam (30 menit berkendara dan 30 menit soft tracking), sekolah ini berada di tengah-tengah hutan dan diapit perbukutan hijau nan asri. Etapi kali ini saya ngga akan cerita soal surveynya tapi soal pengalaman menarik di sekolah itu. Setibanya di sekolah ini saya berkenalan dengan guru dan kepala sekolah juga tentunya beberapa murid-murid.  Setelah ngobrol-ngobrol saya mulai berbaur dengan murid-murid yang sedang bermain di lapangan tanah tersebu
  • me /
    14 Nov 2015

    10 ways to take a break

    jadi beberapa waktu yang lalu saya ngeliat meme/gambar di bawah ini judulnya “50 ways to take a break” kalo saya ngga salah ngartiin (maklum, toefl saya prihatin :p ) kurang lebih artinya 50 cara untuk beristirahat dari rutinitas/kejenuhan. bahasa simpelnya obat jenuh kali ye… cmiiw ya para grammar-nazi :D nah, abis liat postingan ini saya jadi pengin bikin versi saya sendiri. ga usah banyak-banyak. 10 aja. so, ini dia 10 ways to take a break (depz version) : tidur dengan “dosis” lebih dari biasanya. misalkan setiap harinya (weekdays) tidur cuma 5-8 jam, maka di akhir pekan saya “membayar utang” jam tidur ini dengan tidur 10-12 jam :D jalan-jalan. yeap, ini salah satu obat terampuh untuk mengusir kejenuhan. biasanya saya bersama istri dan gank
  • me /
    8 Aug 2015

    (mini) update...

    duh…. lama juga ngga apdet di blog ini. maklum, sejak ada project hellolombokku 3 bulan yang lalu, malah lebih aktif nulis di sini :D ada kemajuan sebenernya sih. gimana ngga, di blog ini bisa sekali sebulan aja udah bagus di sana malah “harus” konsisten posting sekali seminggu :D so, kalo ada yang kangen tulisan-tulisan saya di sini, monggo merapat ke “rumah” saya yang satu lagi itu *kayak ada yang baca di blog ini aja* hahhaa keep blogging gaes….. cheers 
  • Betapa Indonesiaku Indah / me /
    30 Apr 2015

    hellolombokku

    Jangan tanya apa yang negara berikan kepadamu, tetapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu Quote di atas adalah terjemahan dari kutipan terkenal seorang John F. Kenedy. Dalam skala kecil kutipan tersebut nyangkut di kepala saya. Sejak merantau pertama kali empat belas tahun lalu di Lombok, saya selalu bertanya kepada Tuhan apa tujuan saya “dikirim” jauh-jauh meninggalkan keluarga ke sebuah pulau di mana saya tak mempunyai siapapun. Yeap, tak terasa sudah empat belas tahun saya merantau di Lombok. Jawaban pertanyaan itu sendiri sampai sekarangpun tak pernah saya ketahui. Namun saya selalu mencoba percaya Tuhan mempunyai sebuah rencana dan “misi” indah untuk saya. Lalu apa hubungannya dengan kutipan JFK tadi? Seperti saya bilang tadi kalau dalam sk