melupakan sang mantan di mantar

5 Sep 2017

Hariiii geneeee masih ngomongin mantan?

Dari pada nggak move-on dengan membahas mantan, lebih baik membahas “mantar”.

Mantar, Dep? Iya, Mantar.

Jadi, Mantar adalah nama sebuah desa wisata yang secara geografis berada di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat Pulau Sumbawa, tepatnya di Kecamatan Pototano. Desa Mantar memiliki penduduk +- 200 kepala keluarga.

Lalu apa istimewanya Mantar sehingga bisa membuat kita melupakan mantan, Dep?

Istimewanya Mantar adalah lokasinya yang berada pada ketinggian kurang lebih 660 mdpl, sehingga menawarkan pemandangan panorama alam nan indah. Perbukitan hijau, lengkungan pesisir Barat Pulau Sumbawa dan pulau-pulau kecil di sampingnya plus siluet Gunung Rinjani menawarkan pesona nan menakjubkan. Selain menjadi spot wisata alam, Mantar juga adalah sebuah lokasi sport-tourism yakni paralayang.

Di tempat seindah ini, dijamin ngga akan ada waktu lagi untuk mengingat-ingat mantan. Beneran!

***

Untuk sampai ke Desa Mantar ini, pengunjung yang datang dari Lombok harus menyebrang ke Pulau Sumbawa. Ada dua alternatif yaitu via laut atau udara. Via laut ya tentunya melewati Pelabuhan Poto Tano yang merupakan dermaga penyebrangan Lombok-Sumbawa. Sedangkan via udara ya melalui Bandara Udara Brang Biji (SWQ) di Kota Sumbawa Besar.

*Poto Tano*

Dari Poto Tano dibutuhkan kurang lebih 45 menit untuk tiba di Desa Mantar. Jalurnya adalah Poto Tano -  Senteluk - Desa Tapir - Desa Mantar. Sedangkan dari Kota Sumbawa Besar : Sumbawa Besar - ALas - Pertigaan Poto Tano - Senteluk - Desa Tapir - Desa Mantar. Akses jalan dari Poto Tano sampai Desa Tapir atau dari Kota Sumbawa Besar sampai Desa Tapir masih sangat baik dan relatif rata. Namun di setengah jam terakhir Desa Tapir -  Desa Mantar, akses jalannya sangat menantang karena jalan mendaki dan harus melalui jalan tanah berbatu tajam dan di satu sisinya adalah jurang yang sangat berbahaya.

Jika ingin mengendarai motor sampai puncak Mantar, gunakanlah motor trail yang memang dirancang khusus untuk kondisi jalan ekstrim. Pilihan terbaik bagi pengunjung adalah memarkir mobil/motor di rumah penduduk di Desa Tapir dan kemudian menyewa kendaraan 4WD atau kerap disebut “rangers” yang menyediakan layanan untuk antar jemput ke/dari Mantar. Ongkosnya sangat murah hanya Rp 20.000/orang one-way.

View terbaik di Mantar adalah saat sunrise dan sunset. Ketika matahari terbit, jika anda beruntung tentunya, maka matahari akan naik dari sela-sela gunung Tambora dan gumpalan awan berbentuk kapas seolah mengepung puncak Mantar. Tak heran ketika momen seperti ini para pengunjung menyebut “Desa Mantar, Negeri di atas awan”. Dan saat Sang Surya terbenam di ufuk Barat, matahari seolah-olah bersembunyi di balik Gunung Rinjani. Momen magis!. 

Oh iya, buat pengunjung yang ingin menginap, karena tak ada penginapan/hotel di Mantar maka pilihannya adalah menginap di tenda atau di rumah penduduk. Tidak membawa tenda? Jangan khawatir karena tersedia penyewaan tenda. Dengan 100rb/tenda/malam tenda berkapasitas 2-4 orang dapat dimanfaatkan untuk menginap. Sedangkan harga menginap di rumah penduduk tergantung kesepakatan saja. Hehe.

***

Yuk nikmati foto-fotonya di bawah ini :

*salam dari mantar*

 

*enjoy the view*

 

*paralayang di Mantar*

 

*pengunjung di Mantar*

 

*catching the sunset… dont forget the Rinjani’s silhouette*

 

*camping ground*

 

*camping ground and the “rangers”*

 

*sunrise view from inside tent*

 

*sunrise view*

 

*sunrise view #2*

***

So, Tunggu apa lagi?

Ketimbang masih tenggelam dalam kubangan kenangan masa lalu dengan sang mantan, mendingan nongkrong keceh di Mantar.

Karena mantan tak secantik Mantar!

Jadi, maafkan saya dek Raisa dan dek Dian Sastro, saya sudah ngga mikirin kalian lagi.

*dirajam massa*

:D

 

Nb : buat kalian yang butuh kontak pengantarn rangers bisa hubungi Pak Saleh (0878.6394.8116) & pak alip (0813.7258.4438) untuk penyewaan tenda di mantar.

 


TAGS desa mantar pesona sumbawa wisata sumbawa barat


-

Author

kadang jadi anak gunung, kadang jadi anak pantai... mensyukuri hidup dengan menikmatinya, menikmati hidup dengan mensyukurinya.

Follow Me