J.a.k.a.r.t.a.
12 June 2009 by depz
Jakarta kota ku indah dan megah
di situlah aku di lahirkan
rumahku di salah satu gang
namanya gang kelinci
entah apa sampai namanya kelinci
mungkin dulu kerajaan kelinci
karena manusia bertambah banyak
kasihan kelinci terdesakdst…dst…
***
Itu tadi sepenggal lirik lagu Gang Kelinci yang cukup populer. Lagu yang sedikit bercerita gambaran kehidupan di Ibukota. Bayangkan, saking padatnya populasi manusia yang hidup di Jakarta, kelinci pun sampai terdesak kewalahan.
Ibukota memang menawarkan mimpi bagi banyak orang (termasuk buatku dulu). Aku masih ingat ketika kecil, saat aku masih SD kelas 4 di daerah yang bernama Duri. Sekitar 2 jam dari ibukota Propinsi Riau yaitu Pekanbaru. Ketika itu orang tuaku menanyakan kepada kami (aku dan abangku), apakah mau pindah ke Jakarta, aku dan abang pun sangat bersemangat menjawab “MAU!!!”.
Keindahan, hingar bingar kota, gedung-gedung bertingkat dan semua yang berbau ibukota -yang saat itu hanya bisa kunikmati dari layar kaca hitam putih dirumah- benar-benar menjadi magnet untuk kami. Bahkan saat itu aku dan abangku berani berjanji kepada kedua orangtua kami bahwa kami rela di Jakarta nanti menjadi tukang koran disela-sela waktu sekolah asalkan jadi pindah ke ibukota.
Dan pada tahun 1989 kami sekeluarga akhirnya hijrah ke ibukota. Tapi ternyata kami salah. Kami tidak tinggal di Jakarta, tetapi pinggiran jakarta atau kini orang menyebutnya jakarta coret. Yah kami tinggal di Bekasi yang merupakan bagian propinsi Jawa Barat.
Tapi tetap saja, jarak yang hanya “sejengkal” dengan ibukota membuatku cukup mengenal dan mengerti bagaimana hidup di jakarta yang merupakan ibukota propinsi dan negara. 12 Tahun hidup di jakarta coret bukanlah waktu yang singkat. Perkembangan kota yang begitu pesat -walaupun sempat terjadi kemandekan ketika terjadi krisis multi bidang tahun 98- membuat Jakarta menjadi sangat berubah kini.
Gedung-gedung perkantoran pencakar langit, Bussway, Mal dan sejenisnya, Jalan Tol dan apartemen-apartemen mewah menjadi pemandangan biasa.
Hari ini hampir 8 tahun setelah aku meninggalkan Jakarta dan merantau ke Lombok, aku masih dapat mengingat “keindahan” dan “kekejaman” kota yang tak pernah mati ini. Keindahan itu salah satunya menawarkan mimpi bagi para pendatang seperti peluang kerja yang melimpah jika dibandingkan di daerah. Dan “kekejamannya” (paling tidak buatku sendiri) diantaranya adalah yaitu kemacetan yang tak pernah terselesaikan, tingginya tingkat kriminalitas, polusi (suara dan udara) akibat emisi gas akibat jutaan kendaraan, dan mobilitas yang sangat tinggi.
“Kekejaman-kekejaman” itulah yang membuatku tak lagi merindukan Jakarta. Walaupun tiap tahun aku masih harus datang ke kota ini untuk bertemu dengan saudara-saudara dan teman-teman lama, namun tak lagi kudapatkan kenyamanan itu seperti pertama kali aku menginjakkan kaki di sebuah sudut Jakarta waktu itu.
Mungkin alasan dibawah ini sedikit menjelaskan kenapa aku tak betah lagi di Jakarta. Di Lombok, aku tak perlu bangun jam 5 pagi untuk berangkat bekerja. Waktu 2 jam di Jakarta menjadi tak berarti ketika hanya dihabiskan diperjalanan. Sedangkan di Lombok, aku dapat melakukan banyak hal dengan waktu sebanyak itu. Selain itu aku tak “perlu” menghirup asap hitam yang keluar dari bus kota, belum lagi macet. Disini aku masih dapat menghirup udara segar kapan saja.
Walaupun begitu kali ini dalam menyongsong Hari Jadi Kota Jakarta yang ke-482 pada 22 Juni nanti, untuk Kota Jakarta aku ingin mengucapkan
Selamat Ulang Tahun….
Jadilah Kota yang maju dan dapat dibanggakan, bersih, bebas macet dan polusi, plus mensejahterakan masyarakatnya.
psssttt.....baydeway, akhirnya aku dan abangku benar-benar pernah merasakan menjadi penjual koran keliling looo*foto adalah koleksi pribadi![]()



post ini dibuat dalam rangka memperingati HUT Jakarta dan kontes yang diadakan dblogger.
http://dblogger.blogdetik.com/2009/06/11/dblogger-adakan-kontes-menulis-dengan-tema-ulang-tahun-ibukota/
spec thanx for bubu yang udah mau jadi editor pribadikuh
happy birthday jakartaku..semoga menang bang..dan ditunggu traktirannya di jakarta
weqs.. mantabs.. dapet juga ide nya.
tapi gw lom bs baca niy, tar deh abis baca komen lagi..
aku lahir di Jakarta, seperti orang jakarta (betawi) lainnya, pada akhirnya terpinggirkan. meninggalkan jakarta agar dapat bertahan hidup.
Hidup di Jakarta, selain tidak ada kesempatan, memang bukan cita-cita
Mungkin karena masa kecil dihabiskan di Bandung (yang notabene dekat dg Jakarta)jadi Jakarta hanya seru bila jadi tempat untuk berlibur…
Ceritanya asyik Depz, semoga bisa memberi kontribusi positif buat hut Jakarta kali ini…eh, semoga menang kontes juga tentunya!
Jadi penjual koran keliling? Ceritain di posting berikutnya dong…
idem.. *bukan idep*
entah kenapa, gw jg gak pernah niat untuk tinggal di Jkt dengan segala ‘kekejamannya’ dan bersyukur papa jg gak pernah dipindahtugaskan ke sana
tapi Jkt tuh enaknya sebagai tmp jln2, rekreasi, tmpt shooping *teutepp* hehehe.. coz semua hiburan dan fasilitas ada disana
hepi belzdei juga buat Jkt..
Jakarta kejam tapi menantang !
Jakarta keras tapi penuh peluang
Jakarta sesak tapi punya daya pikat
Jadi kesipulannya adl…
maaaak kapan gue bisa liburan ke Lombok ya
gak nyambung. com :p
hehehe
Ngapalin peta Jakarta jauh lebih susah daripada kerjaan gw yang ngegambar benang DNA..
Jakarta memang terlihat “menjanjikan’ sejuta harapan..
salut bagi yang survive..
aku sendiri ngga pernah mau tinggal di jakarta..
btw, selamat ultah batavia..
hhm..Jakarta oh Jakarta…
Kalau di suruh milih Jakarta dengan kampung halaman pasti saya milih Kampung Halaman (ya Iyalah, masak ya iay dong)
tak terasa di Jakarta sudah 6 tahun
hmmm, kayak udah pernah baca postingan ini sebelumnya. Dejavu nih… hiihiihiii…
Teteeeeepp, AKU CINTA JAKARTA!!!
setiap kali adekku ke Jakarta selalu saya minta dibawain Donatnya McD krn di Jambi ngak ada tapi sampai saat ini saya masih betah tinggal di sini.
Met ultah Jakarta
jakarta ibukota indonesia
jakarta…
semoga bisa menjadi kota yang bersih,bebas dari polusi dan bebas dari kemacetan…
met ultah bwt jakarta
Walau tak jadi target buat menetap tapi Jakarta menyimpan kesan sendiri yah Bro, dengansegala kelebihan dan kekurangannya
kok aku ga pernah bisa mencintai JAKARTA ya???
tapi uhm, *garuk garuk pala* mempertimbangkan pendapat itu setelah baca postingan idep …
well, … uhm ???
*tetap ga jelas*
happy bday jakarta, tar tiup lilinnya segede monas yah … rame2 seluruh warga jakarta tiup sampai padam apinya
pizzz !!!
wah, comment nya salah username, … gapapalah.
(dy)
pizz, depz !!!
hmm… ampe binun mo komen apa…
aku ga tau banyak ttg jakarta siy..
Tak banyak.. beberapa diantaranya adalah;
Ibu kota indonesia
kota yang banyak artisnya…
kota yang macet.. berpolusi tinggi..
kota dengan tingkat kriminalitas tinggi
kota yang padat penduduknya…
kota yang -sepertinya- menjanjikan ‘kesempatan’ untuk rejeki ‘lebih’
Whatever lah…
Selamat ultah Ibu kota Negaraku…
Jadilah LEBIH BAIK…
Giaaahaha…. “Jakarta Coret” gw kalo denger isilah itu ngakak, jangan_2 dulu daerah itu ketemunya pas Presiden Soekarno nyasar waktu mau ke Karawang…
But peacelah… Bravo Bekesong, sekarang dah maju dengan pesat
jakarta sptnya emang t4 yg menjanjikan sejuta harapan, tp ngga kuat deh, mikirin macetnya aja dah puyeng
[...] Idep : award bertuah ini digunakan dengan baik ya Semoga beruntung mencari pasangan hidupnya huahahaha, nih sekalian gue iklanin deh, kali – kali aja pembaca ada yang nyantol sama elu hihihi tapi awas jangan sampai jadi womanizer yaaaaa [...]
kapan diriku liat monas lagi yah?
keren gambar monasnya !! jadi pengen kesana
kerennn broo,
sepp tulisanaya
bedeweiii dah merasakan sesaknya kota jakarta ya hihihi:D
di jakarta tua di jalan ya…
btw sekarang lagi kerja di jakarta, tapi semoga suatu saat aku bisa kembali ke rumah
aku ingin pergi saja dari jakarta iniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii’muaaaaaaaaak
iya Depz maksudnya itu Dunkin Donuts, mikirnya itu tapi kok yang diketik malah yang lain yah…(duh Yuli jadi malu sendiri)
hmm sempat 2 tahun terdampar di jakarta,lumayan buat ngapalin jalan hehehe
Itulah alasan kenapa aku gak mau menyabung nasib di Jakarta.
Macet. Macet. Macet.
Bener banget katamu, 2 jam di tempat lain bisa dipake untuk hal lain, atau tidur lebih lama ??
Hehee ..
Selamat ulang tahun aja lah, Jakarta. Semoga brenti memproduksi banyak anak jalanan (tentu gak termasuk dua anak ini yang sengaja jadi loper sebagai syarat bisa pindah ke Jakarta
*ampun, komenku panjang betul*
jakarta makin hari makin tambah panas, sumpek.. pek.. Tapi gimanapun tetap ibukota. Sepanas2nya atau sesumpek2nya, tetap jadi tujuan kaum urban.
kata orang, jakarta itu lebih kejam dari ibu tiri…bnr nggak siiihhh
hahaha.. ngakak dulu baca kalimat ini ;
“kami rela di Jakarta nanti menjadi tukang koran disela-sela waktu sekolah asalkan jadi pindah ke ibukota”
tapi keren Depz, ternyata betul2 kamu lakukan
i don’t really like jakarta however..
harsh city..
u uh..
met ultah ibu kotaku….
jakarta….baru beberapa tempat aja yang aku tau, kapan ya bisa ke sana lagi
nabuuuuuuuuuung hehehehe
Jakarta kota yang penuh ular dan serigala… kata Kaka. Nipu dia, karena saya pernah ke jakarta yang lalu lalang orang semua.
Kalo dateng ke Jakarta
masih nginep di Jalan
Hang Lekir Depz?
banyaknya komen bisa pengaruhi penilaian bro?
tetep gak cinta jakarta.
semoga ibu kota negara pindah ke mataram aja
semoga menang mas depz, tapi entar kalo menang kira2 bakal di rayain di jakarta ga…hiks!
klo pondok gede termasuk jakarta coret ga ya?
bulan depan kesana…eyang2ku dijakarta
saya msh punya rumah di JKT tp melihat kesibukannya yang sangat tinggi entah kenapa kota Semarang saat ini lebih nyaman untuk saya
[...] 1 voucher pulsa Rp. 50,000 dari hilman : http://depz.blogdetik.com/2009/06/12/jak… [...]
Submit tulisan anda di Kombes.Com Bookmarking, Agar member kami vote tulisan anda. Silakan submit/publish disini : http://kombes.com/browse_links.php Semoga bisa lebih mempopulerkan blog/tulisan anda!
Kami akan sangat berterima kasih jika teman blogger meberikan sedikit review/tulisan tentang Kombes.Com Bookmarking pada blog ini.
Salam hormat
Kombes.Com
[...] Idep : award bertuah ini digunakan dengan baik. Semoga beruntung mencari pasangan hidupnya huahahaha, nih sekalian gue iklanin deh, kali – kali aja pembaca ada yang nyantol sama elu hihihi tapi awas jangan sampai jadi womanizer lho. [...]