life is beautiful

Hunting waterfall

20 Apr 2009 - 09:52 WIB

gangga waterfall

gangga waterfall

inilah salah satu kenapa aku sangat nyaman en menikmati hidup di Lombok. Setiap wiken me n prens slalu berusaha menyempatkan waktu untuk hunting tempat-tempat indah untuk kami explore.
Kekayaan alam dan objek wisata baik yang sudah dipublikasikan maupun yang belum dikenal para wisatawan bahkan penduduk lokal sama sekali. Sebenernya aku tak pernah bosan berburu pante, hanya karena ingin suasana berbeda jika belakangan ini me n prens memutuskan untuk hunting waterfalls. Disamping itu, Lombok memiliki banyak air terjun yang sangat indah. Jika minggu lalu kami telah “menemukan” Benang stokel n benang kelambu waterfall maka hari minggu kemarin kami mengunjungi Gangga Waterfall. Bukan Gangga di India lohhh heheh. Perjalanan dimulai tepat tengah hari. Agak kesiangan sebenarnya untuk memulai perburuan. Tapi karna masing-masing kami mempunyai acara jadinya kami baru bisa berkumpul jam 12an.

Dengan menggunakan 2 motor kami berempat(aku, iwan, rudang n surya) menuju Lombok Utara. Seperti jalan menuju air terjun Sendang Gile, kami harus melewati pusuk. Daerah tinggi berkelok-kelok dimana sepanjang kanan-kiri jalan terdapat monyet-monyet super jinak yang menunggu makanan dari kendaraan yang lewat. kami membutuhkan kira-kira 1 jam Untuk sampai ke daerah Gangga dan untuk masuk menuju air terjun Gangga perjalanan juga tidak begitu mulus karena di 1km terakhir kami harus melalui jalan tanah dan berbatu serta menanjak.

Sesampainya didesa Gangga kami memarkir motor kami disebuah rumah warga. Dan kami pun mendapatkan informasi bahwa disana terdapat 3 buah lokasi air terjun. Dimana air terjun pertama dan kedua adalah air terjun yang paling dekat yang hanya membutuhkan perjalanan tidak sampai 10 menit sedangkan untuk lokasi terakhir membutuhkan perjalanan 30 menit dengan berjalan kaki. So, wajar jika hanya air terjun pertama dan kedua yang umum dikunjungi para tamu.

Tak sabar kami pun langsung menuju air terjun pertama, belum lagi sampai ternyata hujan deras menyambut kami. Kami pun basah kuyup namun layaknya anak kecil yang senang bermain hujan-hujanan kami malah meneruskan perjalanan. Ternyata air terjun yang berada disamping bukit ini sangat tinggi dan deras, mungkin juga karena hujan yang menambah debit air yang jatuh. Dinding bukit yang coklat dan hijau pepohonan yang berada di kanan kiri bukit plus buih air dari arus yang jatuh menciptakan pemandangan yang indah. Oh iya, pada bagian bawah air terjun tersebut dibendung untuk mengairi sawah-sawah yang ada di desa Gangga. Paling tidak selain sebagai objek wisata, air terjun ini juga berguna bagi para petani disekitarnya.

Ternyata untuk menuju lokasi air terjun kedua kami harus menyebrangi bendungan tersebut dan karena debit air yang luar biasa deras, kami tidak berani mengambil resiko yang mungkin saja akan mencelakakan kami. Kami memutuskan untuk lain kali saja kami mengunjungi lokasi ke-2 dan ke-3. Akhirnya kami kembali dan berniat untuk mengunjungi 1 air terjun lainnya yaitu tiu pupus yang berlokasi tidak jauh dari Gangga waterfall. Dengan kondisi basah kuyup kami pun menuju air terjun tiu pupus. Sayangnya karena hujan airnya pun berwarna coklat. JAdinya kami hanya menikmati pemandangannya dari jauh saja.
satu lagi, Sebelum kembali ke Mataram, kami menikmati sunset di pantai oberoi :)

Walaupun pulang-pulang kedinginan dan hampir membeku serta bersin-bersin dikit, Still, it was fun weekend :)

***
untuk yang mo liat keindahan airterjun n album potonya silahkan diklik di-> sini

-life is beautiful-


TAGS   ai terjun gangga / gangga waterfall / air terjun tiu pupus / lombok /